Enter your keyword

Profil

Profil

Program Studi Pascasarjana Rekayasa Pertambangan Institut Teknologi Bandung menyelenggarakan pendidikan jenjang Magister dan Doktor yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi rekayasa pertambangan secara maju, inovatif, dan berkelanjutan. Program studi ini dirancang untuk menjawab tantangan strategis pengelolaan sumber daya bumi, baik dalam konteks nasional maupun global, dengan menyeimbangkan kebutuhan pemanfaatan sumber daya mineral dan energi, keselamatan kerja, efisiensi operasional, serta perlindungan lingkungan.

Dengan dukungan staf pengajar yang memiliki reputasi akademik dan pengalaman profesional yang kuat, fasilitas pendidikan dan penelitian yang memadai, serta jejaring kolaborasi dengan industri, lembaga pemerintah, dan institusi internasional, Program Studi Pascasarjana Rekayasa Pertambangan ITB berperan sebagai pusat unggulan dalam pengembangan rekayasa pertambangan berbasis sains, teknologi, dan kebijakan.


Visi Keilmuan

Menjadi Program Studi jenjang pasca sarjana (Magister dan Doktor) yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi rekayasa pertambangan yang inovatif dan berwawasan lingkungan untuk mendukung pengelolaan sumber daya bumi yang berkelanjutan, demi meningkatkan kesejahteraan bangsa dan diakui dunia.


Arah dan Fokus Pengembangan Keilmuan

Program Studi Pascasarjana Rekayasa Pertambangan mengembangkan keilmuan rekayasa pertambangan yang bersifat multidisipliner, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta responsif terhadap kebutuhan industri dan kebijakan publik. Arah pengembangan keilmuan difokuskan pada:

  • pengembangan metode dan teknologi eksplorasi sumber daya bumi serta evaluasi dan pemodelan sumber daya dan cadangan;

  • rekayasa geomekanika, hidrogeologi, dan perencanaan tambang untuk meningkatkan keselamatan, stabilitas, dan keandalan operasi;

  • penerapan manajemen operasi tambang, optimasi sistem produksi, serta pengambilan keputusan berbasis risiko dan ekonomi;

  • pengelolaan lingkungan pertambangan, reklamasi, dan pascatambang dalam kerangka keberlanjutan; serta

  • penguatan riset berbasis data, pemodelan, dan inovasi teknologi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.


Komitmen Program Studi (Misi)

Sebagai upaya mewujudkan visi dan tujuan tersebut, Program Studi Magister Rekayasa Pertambangan berkomitmen untuk:

  1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Tridharma Perguruan Tinggi) yang bermutu dan unggul di tingkat magister, guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemajuan Institut Teknologi Bandung, penguatan industri pertambangan nasional, serta pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

  2. Menghasilkan lulusan magister yang memiliki kemampuan akademik yang kuat, sikap profesional, serta wawasan keilmuan yang luas dan mendalam, sesuai dengan bidang keahliannya dan kebutuhan industri serta pemangku kepentingan.

  3. Menciptakan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan serta teknologi rekayasa pertambangan melalui kegiatan riset, publikasi ilmiah, inovasi sistem dan metode rekayasa, serta kerja sama strategis, guna mendukung kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.


Opsi Bidang Keahlian (Program Magister)

Untuk mendukung kedalaman kompetensi lulusan dan relevansi dengan tantangan industri, Program Studi Magister Rekayasa Pertambangan menawarkan empat opsi bidang keahlian, yaitu:

  • Opsi Eksplorasi Sumber Daya Bumi

  • Opsi Geomekanika

  • Opsi Pengelolaan Lingkungan Tambang

  • Opsi Manajemen dan Ekonomi Mineral dan Batubara (Minerba)

Setiap opsi dirancang untuk memberikan penguasaan konsep, metodologi, dan aplikasi rekayasa pertambangan secara komprehensif dan berbasis riset.


Profil Lulusan

Lulusan Program Studi Pascasarjana Rekayasa Pertambangan ITB diharapkan mampu berperan sebagai akademisi, peneliti, profesional, maupun pengambil keputusan yang memiliki integritas, kepemimpinan, serta kemampuan analisis dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya bumi secara berkelanjutan, dengan daya saing di tingkat nasional dan internasional.

X