Enter your keyword

Peran Aktif Pascasarjana Pertambangan ITB dalam Eksplorasi Pasir Besi di Sumbawa

Peran Aktif Pascasarjana Pertambangan ITB dalam Eksplorasi Pasir Besi di Sumbawa

Program Pascasarjana Rekayasa Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung, kembali menunjukkan kontribusi aktifnya dalam mendukung pengembangan sektor sumber daya mineral nasional melalui kerja sama eksplorasi pasir besi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebagai bagian dari upaya inventarisasi dan penguatan basis data potensi mineral nasional.

Kolaborasi antara FTTM ITB dan Kementerian ESDM menjadi wujud sinergi antara institusi akademik dan pemerintah dalam mendukung kegiatan eksplorasi berbasis pendekatan ilmiah, teknis, dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, tim eksplorasi melakukan serangkaian aktivitas lapangan yang meliputi pengamatan kondisi geologi, identifikasi sebaran endapan pasir besi, pengambilan sampel pada titik-titik terpilih, hingga pengolahan dan interpretasi data hasil eksplorasi.

Data yang diperoleh dari kegiatan lapangan digunakan untuk memahami karakteristik endapan pasir besi, variasi material penyusun, serta keterkaitan kondisi geologi dengan potensi mineral yang terdapat di wilayah penelitian. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kajian potensi dan evaluasi sumber daya mineral nasional secara lebih komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, FTTM ITB berperan aktif melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari pekerjaan teknis lapangan hingga pengkajian data hasil eksplorasi. Program Pascasarjana Rekayasa Pertambangan turut memberikan kontribusi nyata melalui partisipasi mahasiswa dalam kegiatan eksplorasi dan pengelolaan data, yang sekaligus menjadi sarana pembelajaran aplikatif untuk memperkuat kompetensi di bidang eksplorasi sumber daya mineral.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dukungan teknis dan akademik bagi Kementerian ESDM dalam proses evaluasi potensi pasir besi sebagai komoditas mineral strategis, tetapi juga menjadi media penguatan riset terapan dan peningkatan pengalaman lapangan bagi sivitas akademika FTTM ITB. Melalui kolaborasi ini, Program Pascasarjana Rekayasa Pertambangan ITB terus berkomitmen mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan demi kemajuan sektor pertambangan Indonesia.

X